Wajah Sang Penerus Kebudayaan






Negeri ini adalah negeri yang tidak pernah sepi & padam akan segala keindahan sosial & budayanya dari mulai Sabang hingga Merauke yang selalu & selalu menyajikan sesuatu yang berbeda dari masa ke masa. Tapi pernahkah kita berfikir sedikit saja, akan sebuah Sang Penerus Warisan Kebudayaan tersebut ? agar kelangsungan budaya kita tetap lestari & terus dapat dikenal di mata dunia internasional.

Karena sangat amat jarang, kita melihat & bahkan mendengar tentang minat anak muda jaman sekarang yang memikirkan tentang hal tersebut secara serius demi keberlangsungan asset bangsa ini. Ini karena minat anak muda jaman sekarang seperti kita, lebih cenderung menyukai dunia IT, Fotografi, Design & Fashion sehinngga tidak peka tentang bagaimana nasib kebudayaan bangsa ini dari waktu ke waktu.

Negara ini sudah terlalu banyak manusia- manusia pintar & cerdas yang berbaris rapi disetiap sudut gedung perkantoran, tapi tidak banyak manusia yang mempunyai moral yang mau melestarikan budayanya sendiri agar tetap di cintai & sukai. Sehingga hanya tinggal segelintiran anak desa yang kurang mendapatkan pendidikan tinggi yang mau melestarikan semua kebudayan leluhur dengan ikhlas & tanpa ada paksaan.

Tapi entah sampai kapan akar budaya itu akan tetap ada & lestari, jika hanya segelintir anak desa saja yang mau melestarikan semua itu. Dan ketika satu per satu budaya ini punah, tak ada lagi pesona alami yang membuat negara ini menjadi negara yang pantas menjadi tujuan wisata dunia. Yang akan berdampak pada tingkat pengangguran yang melesat naik, karena sudah makin menipis jumlah turis yang datang ke negeri ini.

Kesimpulan : Mungkin melestarikan akar budaya bangsa tidak akan membuat anda menjadi kaya secara harta, tapi akan membuat anda menjadi orang yang kaya dalam memahami tujuan untuk apa kita hidup & pantas hidup hingga detik ini. 



37 comments:

  1. mnurutku sih budaya yg tak melampui batas boleh dipertahankan :)

    misalnya gotong-royong :)

    ReplyDelete
  2. sepakat sama kesimpulannya .... banyak budaya yang baik2 yang sudah tidak ada lagi

    ReplyDelete
  3. kalau anak sekarang suka dengan budaya dan melestarikannya , itu suatu yang sangat membanggakan dan baiknya luar biasa :)

    ReplyDelete
  4. sayang sekali ya kalo kebudayaan kita lama kelamaan punah karena tergerus jaman, padahal budaya itu kan yang membedakan kita dengan negara-negara lain ya.

    ReplyDelete
  5. salah satunya adalah budaya membaca kisah kisah wayang.jgn cuma baca novel2 pop aja ya.

    ReplyDelete
  6. pdhl kebudayaan kita tuh ga kalah ma budaya negara lain. Hrs kt lestarikan sbg ciri khas bangsa.

    ReplyDelete
  7. kita ini bangsa kaya, sayang memang kini kita seperti miskin. saya rasa sebabnya adalah kebodohan

    ReplyDelete
  8. seandainya para pemimpin daerah mau menyelaraskan memberikan hasil sama rata antara pekerjaan yang satu dengan yang lain, alangkah indahnya negri ini.
    sayangnya masih terlalu banyak orang yang serakah berkedok iming2 mampu mensejahterakan rakyatnya.

    ReplyDelete
  9. akan menjadi penjaga kekayaan bangsa...lebih baik dari kaya hasil merusak bangsa...
    :)

    ReplyDelete
  10. Budaya ya...
    Huhuhu, ketoke aku mengenai itu gabisa apa-apa ya. Nari gabisa, mbatik gabisa :(
    Eh iya mas, blognya feednya gabisa disubscribe ya?

    ReplyDelete
  11. sama neh kyk una, nari gk bisa..bikin batk gk bisa, main alat musik hny bs nabuh gong?

    ReplyDelete
  12. Budaya merupakan identitas suatu bangsa, nice sob..salam kenal ya

    ReplyDelete
  13. bgs share'a gan, buat memotivasi para pemuda semua agar bisa melestarikan warisan budaya yg positive...

    ReplyDelete
  14. Kesimpulannya makjleb :D

    Mungkin melestarikan akar budaya bangsa tidak akan membuat anda menjadi kaya secara harta, tapi akan membuat anda menjadi orang yang kaya dalam memahami tujuan untuk apa kita hidup & pantas hidup hingga detik ini.

    2 jempol buat Mas Andy.

    ReplyDelete
  15. Suatu budaya akan lestari, jika memang sengaja di lestarikan. Misalnya tehnik menenun tradisional diatas, akan lestari jika ada generasi sebelumnya yang menurunkan kepandaiannya kepada penerusnya. Harus ada kerja sama antara generasi tua-muda untuk serah terima. Kita tak bisa memaksa anak muda menyukai budaya tradisonal mereka, jika yg tua gak perduli apalah budaya mereka akan diteruskan atau tidak.
    Yang berikut tentu saja kreativitas, bagaimana budaya tersebut mampu bersaing dalam abad berteknologi yg serba canggih ini. Kita mungkin perlu membungkusnya dalam kemasan cantik, seperti teknologi yg masuk ke ranah domestik kita melalui kemasannya yang mudah, praktis dan memudahkan hidup kita sehari-hari.
    Salam Mas Andy

    ReplyDelete
  16. Betul, memang budaya tidak akan membuat kita kaya secara materi, tapi secara ilmu

    ReplyDelete
  17. wah~
    budaya apa yah yg udah aku kembangin??? =="

    ReplyDelete
  18. dari dulu saya selalu pengen bisa membatik dan sejujurnya kadang suka ada penyesalan "kenapa sih Mama Papa memilih tinggal di kota, ngga di desadesa di Jawa Tengah atau Jogja" karena saya berpikir andai saya tinggal di pedesaan sana mungkin saya bisa membatik skrg
    pernah pas ke Jogja nanya bisa ikut kursus batik ga, ternyata ada kursus sehari dan mahal banget yah, sekitar 300,000 harganya (-___-")

    ReplyDelete
  19. Kalau saya perhatikan, masyarakat kota harus mendapatkan pelajaran mengenai budaya agar ikut serta dalam melestarikan kebudayaan terutama usia muda.

    ReplyDelete
  20. lay outnya ganti!!! ijooo ijoooo suka ijoooo :)

    ReplyDelete
  21. emang perlu dilestarikan. . . klo bukan kita sapa lagi... daripada koar-koar klo bangsa lain yang melestarikan

    ReplyDelete
  22. Gmana yah andy, dilema jg dg postingan ini. kenapa? Krn sy pun tak mencirikan sbg generasi yg aktif dlm melestarikan budaya. sy lebih senang menulis, fotografi dn jalan2. Hihi... saya lebih senang menjadi pelaku aktif dlm pelestarian budaya. Sebatas dlm event, atau menuliskannya dalam sebuah artikel sederhana. memotret dll...

    Budaya itu cakupannya luas, ada yg mewujud dalam seni dan keterampilan. ini tergantung keturunan, generasi mudanya akan saling mengikut. keluarga saya bukan keluarga seni dn keterampilan itu sebabnya tak ada warisan pemahaman serupa.

    Saya percaya, budaya pun mewujud dalam sikap, cara bertutur, bahkan cara berfikir. cukuplah itu yang dipertahankan. Saya gak mau jadi generasi yang tidak mewariskan sesuatu pada generasi saya ndy.

    :)

    ReplyDelete
  23. artikel yang menggugah. Bener banget bang, anak muda saat ini, termasuk saya sendiri, hanya memikirkan passion atau hobi, tapi lupa dengan aspek-aspek vital dalam kehipan berbangsa dan bernegara.

    oia bang, ada award untuk anda. Bisa dilihat di postingan blog saya, semoga berkenan menerimanya ^^

    ReplyDelete
  24. Wah bener kata Hana Nuraini artikel yang sangat menggugah, saya sebagai anak muda pun tak memiliki keterampilan kedubayaan asli indonesia, lebih sering berkutat dengan internet ...

    ReplyDelete
  25. jangan sampai ada lagi satu budaya yang diakui jiran. :P

    ReplyDelete
  26. alhamdulillah, saya pernah menjadi sang penerus budaya.. sudah ada beberapa murid yang saya ajari menari tanggai, hehe.. :D

    ReplyDelete
  27. kok ngena ya.
    saya sepertinya termasuk yg lebih menyenangi IT, design dan sebagainya itu tadi :/
    hmm

    ReplyDelete
  28. mungkin tiap orang punya cara tersendiri dalam ikut membantu melestarikan budaya kita, walau mungkin jumlahnya nggak banyak

    ReplyDelete
  29. harus dari orang tuanya juga sih kalau mau anak menjadi meneruskan budaya ^^
    seperti di keluarga saya, ortu saya tidak pernah menggunakan bahasa jawa jadinya anak2nya gak ada yang bisa berbahasa jawa apalagi mengenal budaya jawa

    ReplyDelete
  30. hai, dari mention kamu ke twit aku....ke link blog ini..permisi ^_^ tulisannya bagus, salut masih ada yang begitu peduli dengan budaya bangsa, teruskan :)

    sekedar komen singkat buat tulisan ini. Disini ada kutipan tulisan "Ini karena minat anak muda jaman sekarang seperti kita, lebih cenderung menyukai dunia IT,Fotografi,Design & Fashion sehinngga tidak peka tentang bagaimana nasib kebudayaan bangsa ini dari waktu ke waktu." ............kalimat *tidak peka* agak menyinggung hati sebenarnya :) IT,Fotografi,Design & Fashion ketiga bidang itu juga turut melestarikan budaya bangsa loh, baik bidang IT misalnya anak SMK berhasil membuat robot yang bisa menari tarian daerah, fotografer yang memamerkan foto-foto tentang kebudayaan bangsa kita ataupun Design & Fashion misalnya membuat gaun dari batik, dan lain-lain. Aku kira sih...ketiga bidang itu turut melestarikan budaya bangsa ^_^ terlepas aku yang suka fotografi, makasih :)

    ReplyDelete
  31. moral dihubungkan dgn pelestarian budaya?
    moral itu sama dgn agama?

    ReplyDelete
  32. benar banget sob.., bnyk cara sebenarx agar kita bs melestarikan budaya.., salah satux lewat IT,Fotografi,Design, misalx membuat tulisan2 tntng budaya lalu dipost & msh bnyk ko carax lewat IT,Fotografi,Design...,

    mf ya baru sempat mampir soalx aq baru ganti templet.. *smile

    ReplyDelete
  33. sama kayak mbak syam saya juga terus terang jadi dilema....
    ah bingung
    ah bingung
    pada dasarnya ini masalah keluarga sih ya...
    kalau keluarga berhubungan dengan bidang yang sama kita juga pasti terbentuk untuk meneruskan

    tapi kalau tidak
    ya gimana mau mneruskan kalau lingkungannya saja gak akrap kan :D

    ReplyDelete
  34. saya sebagai generasi penerus merasa tergugah dengan post ini :)
    padahal, banyak orang asing yang tertarik untuk mempelajari budaya kita, tapi kita malah meninggalkan budaya yang kita miliki. Tragis memang.

    ReplyDelete

Komentar anda, secara tidak langsung. Merefleksikan kualitas diri anda yang sebenarnya.